PANGKALPINANG — Upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor koperasi terus digencarkan. Sebanyak 21 peserta dari perwakilan pengurus koperasi se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti ujian kompetensi Manajer Koperasi yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Grand Vella Bangka, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan yang telah berlangsung selama dua hari sebelumnya, yakni pada 14 hingga 15 April 2026. Para peserta dibekali materi oleh narasumber dari Lembaga Sertifikasi Koperasi Nusantara guna memperkuat pemahaman dan keterampilan manajerial dalam mengelola koperasi secara profesional.
Memasuki tahap akhir, para peserta diuji melalui proses sertifikasi kompetensi. Mereka yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai pengakuan atas kompetensi yang dimiliki di bidang manajemen koperasi.
Kepala UPTD Balai Latihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Martinawati, secara langsung membuka pelaksanaan ujian kompetensi tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas manajer koperasi di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap para manajer koperasi mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola usaha koperasi. Dengan demikian, koperasi dapat berperan lebih optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid. Sesi pelatihan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 14 hingga 15 April 2026, sementara ujian sertifikasi digelar secara luring pada 16 April 2026 di Pangkalpinang.
Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan. Dengan peningkatan kompetensi para pengelola, koperasi diharapkan semakin tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi modern.
Lebih dari sekadar agenda pelatihan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem koperasi yang sehat dan berkelanjutan di Bangka Belitung, sekaligus mempertegas peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi berbasis masyarakat. (Beradoknews.com KBO Babel)
