MENTOK, — Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bangka Barat hari ini bakal digelar di Hotel Yasmin, Mentok, Sabtu, (28/6/2026). Namun rencana ini diwarnai protes oleh sejumlah mantan pengurus senior organisasi ini.
Alasannya, diantara tiga calon kandidat ketua yang diusungkan mendaftar, salah satunya justru mantan narapidana kasus korupsi. Hal ini dinilai sebagai tamparan bagi KNPI kabupaten ini jika kelak terpilih.
Protes keras salah satunya dilontarkan oleh Edy Warsito, SH. Ia menilai KNPI merupakan induk organisasi kepemudaan. Sudah barang tentu menjadi panutan bagi seluruh organisasi kepemudaan di Bangka Barat yang bernaung dalam induk wadah ini.
Dan memang sepanjang kepemimpinan, KNPI Bangka Barat kata Edy dipimpin oleh ketua yang riwayat hidupnya bersih tidak tercela dari catatan tindak pidana. Yg
“Kita mendapat informasi justru musda KNPI Babar kali ini salah satu calon ketua adalah mantan narapidana. Dan ini bakal mengerucut ke yang bersangkutan. Yang bersangkutan pernah terlibat dalam kasus korupsi proyek di Jebus. Ini bagi kita miris, tidak seharusnya organisasi kepemudaan ini dipimpin oleh ketua yang berlatarbelakang napi. Pertanyaannya apa tidak ada SDM pemuda lain di Bangka Barat sehingga dalam proses penjaringan harus meloloskan orang yang pernah tercela secara hukum,” ujar Edy Warsito, lantang usai menyamakan pandangan dengan rekan-rekan mantan pengurus KNPI Babar di Cafe Kite, Sabtu, ( 28/6/2023).
Menurut Edy Warsito, protes ini sebagai wujud perhatian sekaligus untuk menjaga marwah KNPI Babar. “Karena itu kita minta musda yang rencana hari ini digelar diundur untuk memberikan kesempatan dan menjaring SDM-SDM calon ketua KNPI Babar yang berkompeten serta berkualitas sesuai syarat dan tidak tercela berdasarkan riwayat hukum,” tambah Edy.
Menanggapi protes ini, Karateker Ketua KNPI Babar, Ranoey Hambarsyah dikonfirmasi tadi malam mengaku belum bisa menyebutkan nama-nama calon ketua KNPI kabupaten ini yang saat ini sudah mendaftar dengan alasan menunggu hasil Rapimda.
“Belum tahu Bang masih tahap penjaringan. Tunggu hasil Rapimda dan Musda besok,” ujar Ranoey Hambarsyah saat dikonfirmasi.(beradoknews.com kbobabel)
