Bangka Belitung – Upaya penyelundupan sumber daya alam strategis kembali digagalkan aparat TNI Angkatan Laut. Kali ini, Tim Intelijen Lanal Bangka Belitung bersama Tim Satgassus Pusintelal berhasil mengamankan sekitar satu ton pasir timah ilegal dalam operasi senyap di wilayah DAS Sungai Baturusa II, Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Sabtu (2/5/2026) dini hari.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 00.10 WIB hingga 05.30 WIB tersebut merupakan bagian dari langkah tegas TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus menekan praktik ilegal yang merugikan negara, khususnya penyelundupan komoditas tambang bernilai tinggi.

Dalam penindakan itu, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Carry Pick Up yang digunakan sebagai sarana angkut, serta 21 kampil pasir timah kering dengan total berat diperkirakan mencapai satu ton. Nilai ekonomis dari barang bukti tersebut ditaksir menyentuh angka sekitar Rp299 juta.

Namun, saat operasi berlangsung, pelaku berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat. Upaya pelacakan terus dilakukan guna mengungkap jaringan di balik aktivitas ilegal tersebut serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Komando Lanal Bangka Belitung untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Keberhasilan ini menegaskan komitmen aparat dalam memberantas praktik ilegal di sektor pertambangan yang selama ini menjadi salah satu sumber kebocoran kekayaan negara.

Langkah tegas ini juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan serupa bahwa pengawasan terhadap distribusi sumber daya alam semakin diperketat, terutama di wilayah-wilayah rawan seperti aliran sungai dan jalur distribusi tersembunyi. (Beradoknews.com KBO Babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *